* SELAMAT DATANG DI SEKAWAN SERVIS ELECTRONIC * SERVIS:TV,COMPUTER,DVC,Ampli fier dll. * Spesialis Kulkas,AC Rumah, AC mobil dan Mesin Cuci. * Alamat: Taraman Sidoharjo Sragen *

SEK4W4N SERVIS ELECTRONIC

Tip Membuat Pemancar 80 Meter & FM

On 0 komentar

Sebelum aku mengenal situs blog atau ber facebook ria aku sudah sering menjalankan hobyku membuat prangkat elektronik. Diawali sejakduduk bangku SMP pada saat itu aku hanya membuat peralatan elektronik sederhana semisal lampu flip flop, suara burung, atau sirine.

Pada waktu duduk di bangku SMA teman dekat rumah mengajak untuk bergabung untuk ikut di komunikasi radio dengan pemancar 100 meter atau 80 Meter Band. Untuk membuat pesawat pemancar tersebut memang sulit karena aku belum pernah kenal tabung – tabung yang di gunakan untuk pesawat pemancar tersebut.

Dan kawanku menyarankan untuk membuat pesawat ini tak perlu menggunakan tabung memakai transistorpun jadi dan beliau yg memberi skemanya. Hal hasil eksperimen membuatnya gagal karena tak cukup pengetahuan tentang pesawat ini dan aku tanyakan kepada teman kawanku tadi tapi memberi jawabannya mengecewakan dan aku harus ber eksperimen sendiri lagi.

Hal hasil eksperimenku cukup baik, pernah ku coba pesawatku untuk ngebreak ke luar kota ternyata mampu dan gak kalah dengan pemacar jadul yang menggunakan tabung yang cukup mengerikan besar2 panas dan tengangannya tinggi.

Situs blog yg membahas tentang pesawat transistor (ditempatku dinamakan tranjidor namanya mirip alat musik betawi) dan tabung ada di http://jakatriyana.blogdetik.com/index.php/info-listrik-2/80-meter-band/ tapi disini belum cukup keterangan. Maka di blog ini aku akan beritahu bagaimana oscilatornya, trasistornya yang baik untuk pesawat ini dan berapa ampere travo power suplay yang harus diberikan untuk pesawat ini.

Dibawah ini adalah skema pesawat pemacar 80 meter band atau cepean atau juga trajidor yg pernah kucoba dan dapat menyalakan lampu TL 20 watt apabila didekatkan ke antenna dengan cukup terang.
Oscilator pemancar ini menggunakan TR C 828/829 untuk transistor ini tak banyak pengaruhnya walaupun TR ini tidak asli.

Bufer menggunakan TR C 1162 yang ini perlu di ingat apabila menggunakan transistor yg palsu atau tidak cocok maka perakitan selanjutnya sudah dinilai gagal, kenapa gagal ? ini pertanyaan bagus, gagal karena tenaga selanjutnya akan lemah inilah pendorong awal yg baik. Untuk memilih transistor ini yg baik ialah dengan melihat tulisan C 1162 di body transistor buat yg asli tulisan agak hijau dan sulit terlihat dan yg palsu alias aspal tulisannya terang dan berwarna perak.

PEMANCAR PNP FINAL SA 671
VARCO LOGAM UNTUK TX 80 METER

Bila varco final yg tentunya memakai bahan logam sulit di dapatkan di kotamu kamu bisa kreasikan sendiri dengan menggunakan lempengan tembaga atau almunium dan tata cara perakitannya bisa di lihat di http://www.eham.net/articles/5217.

SPUL OSCILATOR UNTUK 80 METER BAND

ELCO (ELEKTROLIT CONDESANTOR)
Untuk Elco pada pemancar Transistor harus ber uF atau mikro farat yg besar untuk meredam suara AC pada waktu memancar


Loading Coil pada final TX 80 Mtr


Driver dan final bisa menggunakan TR D 313 untuk Driver cukup satu transistor dan Final menggunakan dua transistor yang kaki2nya di sambung antara B ke B dan C ke C serta E ke E atau 1 buah Transistor D 718 untuk menggunakan TR SD 718 ini tegangannya max 13,5 V tapi kalau menggunakan 2 bh TR SD 313 tegangan Max bisa mencapai 18 volt. Untuk memilih transitor yg baik kamu bisa lihat dari seri transitor tersebut untuk yang asli dan baik untuk pemancar tulisan berwarna hijau atau buram dan hurupnya tidak tebal, untuk yg tidak dapat digunakan untuk pesawat alias aspal tulisannya jelas warna perak hurufnya tebal dan bila kita lihat di luar ruangan menghadap matahari terlihat banyak goresan bekas amplas, dan untuk transistor yg asli atau dapat digunakan untuk TX permukaannya licin mengkilap dengan hurup agak hijau dan agak buram. Kalau masih kesulitan tinggal menanyaka ke penjualnya untuk meminta yg asli biasanya harganya ada beda sedikit untuk yg kurang bagus sekitar Rp 2.500,- untuk yg asli harganya berkisar Rp.5.000,- jadi terhitung masih murah.

Untuk travo suplay 3Ampere – 15 Ampere untuk hasil yg maksimal sebaiknya menggunakan travo di atas 3 Ampere.

Untuk modulasi (amplifier) menggunaka mikrofon condenser mic dan diberi pre amp condeser (ukurannya juga kecil terdiri satu atau dua transistor kecil saja) karena tanpa ini condenser yg ukurannya yg cuma se ujung jari tidak berfungsi, condeser mic ini sangat baik dan sensitif dengan suara2 kecil sekalipun jadi kita tidak capek2 berteriak di depan mic. Untuk tempatnya kamu bisa menggunakan bekas mic atau sock sambunga paralon atau terserah kamu untuk mengkreasikannya.

Bagian ground (-) di hubungkan ketanah dengan kabel dan dihubungkan pipa besi yg di tanam di tanah gunanya untuk menambah sinyal, mengurangi suara AC dari adaptor dan keamanan terhadap petir. Untuk menambah sinyal keluar RFC 300 MA di ganti dengan gulungan email 60 lilit kawat 0.5 mm inti ferit.

ANTENA LONGWIRE :

Untuk penerimanya (radio) bisa kamu rellay jadi sewaktu pemancar on radio of dan sewaktu pemancar of radio on menghidari feedback modulasi.

SKEMA PEMANCAR 80 MTR POWER BESAR

**OSCILATOR**


**BUFER DRIVER DAN FINAL**
 Sekema aslinya ada di https://pemancaram80m.wordpress.com/

PEMANCAR MINI 80 MTR
Buat pemula yg ingin mencoba berkomunikasi di 80 meter band bisa mencoba rangkaian pemancar mini 80 meter band, sambil membuat pemancar yg lebih baik. Walaupun mini jangakauwan lumayan jauh kurang lebih 5 Km bisa komunikasi dengan teman2 se kampung itu pengalamanku setelah berkomunikasi dengan teman dekat dan mengenal mereka aku membuat pesawat yg lebih baik dengan bantuan teman2 di 80 meter termasuk kang odik yg sekarang sudah kembali ke kotanya di Tegal. Hingga akhirnya pesawatku dah bisa dx alias menyapa teman2 luar kota.



SKEMA OSCILATOR 80 MTR DENGAN VR (VARIABEL RESISTOR)


OSCILATOR PEMANCAR 80 METER BAND DENGAN MENGGUNAKAN IC

Sebelum
NB : Blog lain yg berhubungan dengan TX 80 Mtr Band dan sekemanya ada di https://pemancaram80m.wordpress.com/ dan http://sites.google.com/site/yc3lsbqrp/pemancar-am-80m buat komunitas homebrew ini ada di nanangbondowoso.wordpress.com/ dan untuk mengetahui tata cara membuat antena lahan sempit bisa kamu lihat di yd1chs.wordpress.com/2009/03/10/a-very-small-80m-wire-antenna/

DIBAWAH INI ADALAH SEKEMA PEMANCAR FM

SKEMA PEMANCAR FM POWER 5 WATT

SKEMA PCB FM 5 WATT

Untuk memperbesar tenaganya hingga mencapai 50 WATT bisa menggunakan boster di blog ini pada tulisan Pemancar FM 12 Watt Untuk ngebrik dan broadcash.

Pemancar FM ini gak Cuma buat broadcash saja tapi juga bisa buat komunikasi seperti pemacar 80 meter Cuma kalau 80 mtr di SW1 pesawat radio anda beda dengan FM memakai bawah frekwensi siaran sekitar dibawah 88 atau di atas 108 MhZ. Sekarang ini lagi hangat2nya ngebreak di frekwensi FM ini.

SEKEMA PEMANCAR FM (HASIL GOOGLING)
Buat yang masih ingin ber eksperimen pemacar FM aku kasih lagi sekema yg simple dibawah ini hampir mirip dengan 80 mtr band:

Spul oscilator untuk pemancar FM

Di atas adalah contoh spul oscilator untuk FM kawat email agak lebih besar dan jumlah lilitanya antara 4 s.d 8 lilit, dan untuk spul oscilator 80 meter menggunakan kawat email yang lebih kecil semisal email bagian AC travo 3A dengan 24 lilitan saja.

 CAPASITOR TRIMER UNTUK PEMANCAR FM

=====================================================
SKEMA WIRELESS MICROPHONE FM
 Daftar Komponen

1. Resistor : R1 (270 ohm), R2 (4,7 Kohm), R3 (10 Kohm), R4 (100 Kohm), R5 (4,7 Kohm dan R6 (4,7 Kohm)

2. Kapasitor : C1 (0,001 µF), C2 (5,6 pF), C3 (10 µF), C4 (10 µF) dan C5 (3-18 pF)

3. Transistor : Q1 (2N2222) dan Q2 (2N3904)

4. Induktor : L1 (2 lilitan kawat email 1 mm inti udara diameter 10 mm) dan L2 (5 lilitan kawat email 1 mm inti udara diameter 10 mm)

5. Mikrofon

6. Antena

Mari kita perhatikan gambar di atas, suara yang diterima oleh microfon akan diubah oleh mikrofon menjadi sinyal informasi yang berbentuk sinusoidal. Sinyal ac ini kemudian diloloskan oleh C4 menuju basis Q2 untuk diperkuat. Nilai penguatan bergantung pada nilai R4 dan R5. Sinyal yang sudah diperkuat tersebut kemudian diloloskan menuju Q1 untuk kemudian dicampur dengan sinyal frekuensi tinggi. Transistor Q1 berfungsi untuk membangkitkan frekuensi tinggi sekaligus pencampur antara sinyal dari Q2 dengan sinyal frekuensi tinggi yang dihasilkannya sesuai dengan nilai dari C2, C5 dan L2. Kemudian sinyal yang sudah dimodulasi tersebut kemudian dipancarkan oleh antenna.

Silahkan anda pelajari, yang perlu mendapatkan perhatian adalah L1 atau kumparan induktor…
L1 menggunakan inti udara, gunakan kawat email 0,5mm.. gulung sebanyak 2 gulangan dengan diameter 4 s/d 5 mm.

0 komentar: