* SELAMAT DATANG DI SEKAWAN SERVIS ELECTRONIC * SERVIS:TV,COMPUTER,DVC,Ampli fier dll. * Spesialis Kulkas,AC Rumah, AC mobil dan Mesin Cuci. * Alamat: Taraman Sidoharjo Sragen *

SEK4W4N SERVIS ELECTRONIC

Pernahkah Anda menghapus file atau folder penting secara tidak sengaja dengan tombol shift+del? Kalau sudah begitu, pastinya Anda bingung tujuh keliling karena apabila file itu adalah ketikan ms word, maka Anda harus mengetiknya lagi, yang lebih kacau apabila file itu merupakan file yang berhubungan dengan data-data keuangan.

 
Anda akan bisa menemukan kembali file atau folder penting yang terhapus dengan tidak sengaja tersebut.
WinUtilities Undelete adalah tool recovery data gratis yang dapat membantu Anda untuk mencari data yang terhapus secara permanen (dengan tombol shift+del) dan mengembalikannya. Tool ini dapat menemukan kembali file dan folder yang terhapus dari hard disk internal dan juga peralatan storage eksternal. Tool ini juga support terhadap kartu memori kamera digital yang terformat dan dapat menemukan kembali gambar-gambar yang terhapus.
Sangat mudah menggunakannya. Setelah instalasi, buka aplikasinya dan klik nama drive dimana Anda ingin mencari file yang hilang pada bagian sisi sebelah kiri. Tool ini akan mulai melakukan scanning seluruh file yang ada pada drive tersebut dan kemudian menampilkan file dan folder yang terhapus yang bisa ditemukan.

Pada bagian sidebar kiri, sebelah bawah Anda akan temukan sebuah folder dengan nama “All Deleted Files”. Klik folder tersebut untuk melihat semua file yang terhapus pada bagian sisi kanan. Klik kanan pada salah satunya atau pilih semuanya dan pilih opsi “Undelete” dari menu klik kanan.
Fitur:
  • Menemukan lagi file, folder yang terhapus dari peralatan storage internal dan eksternal.
  • Tool ini juga bisa menemukan file MP3 dan video AVI dengan advance scan mode.
  • Sangat bagus, cepat dan interfacenya sangat user friendly.
  • Tersedia untuk Windows 7, 2000, XP, Vista, 2003 Server. Versi 32/64bit.

Kumpulan Skema Stereo Ecoder :
Buat yg memiliki pemancar FM agar keluarannya Stereo silahkan di coba salah satu skema di bawah ini
Daf Komponen :
R1 = R5 = 10K
R2 = R6 = 220K R2 = R6 = 220K
R3 = R4 = R9 = 47K R3 = R4 = R9 = 47k
R7 = R8 = 4.7K R7 = R8 = 4.7K
R10 = 68K R10 = 68K
R11 = R12 = 27K R11 = R12 = 27K
R13 = 2.2K variable R13 = 2.2k variabel
R14 = 20K liniar R14 = 20K liniar
C1 = C2 = 1nF C1 = C2 = 1nF
C3 = C4 = C11 = 100nF C3 = C4 = C11 = 100nF
C5 = C10 = 10nF C5 = C10 = 10nF
C6 = 470pF C6 = 470pF
C7 = 100pF C7 = 100pF
C8 = 68pF C8 = 68pF
C9 = 10uF C9 = 10uF
L = 6.8mH L = 6.8mH
IC1 = 4066 IC1 = 4.066
IC2 = 4013 IC2 = 4.013
IC3 = 4047 IC3 = 4.047
IC4 = 741 IC4 = 741




Jika anda cermat memperhatikan, asupan gizi yang menjadi favorit kebanyakan atlet tenis dunia adalah pisang! Ya, pisang menjadi penyelamat bagi mereka. Pisang mempu dengan mudah diserap tubuh dan mengembalikan energi puncak mereka.
Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matang adalah sebagai berikut: kalori 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 miligram (mg), serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg, Vitamin C 3 mg dan air 72 gram.
Kandungan buah pisang sangat banyak, terdiri dari mineral, vitamin, karbohidrat, serat, protein, lemak, dan lain-lain, sehingga apabila orang hanya mengonsumsi buah pisang saja, sudah tercukupi secara minimal
gizinya.
Pilih Pisang Berkualitas Terbaik!
Pilihlah pisang yang sudah matang, yang kulitnya hijau kekuning-kuningan dengan bercak coklat atau kuning, sebab ini akan mudah dicerna, dan gula buah diubah menjadi glukosa alami secara cepat diabsorbsi ke dalam peredaran darah, pisang yang mentah akan sulit dicerna.
Berbagai Manfaat Pisang
1. Sumber Kekuatan Tenaga
Buah pisang dengan mudah dapat dicerna, gula yang terdapat di buah tersebut diubah menjadi sumber tenaga yang bagus secara cepat, dan itu bagus dalam pembentukan tubuh, untuk kerja otot, dan sangat bagus untuk menghilangkan rasa lelah.
2. Manfaat untuk Ibu Hamil
Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan terlalu berlebihan, sebab satu buah pisang mengandung sekitar 85-100 kalori.
3. Manfaat bagi Penderita Anemia
Dua buah pisang yang dimakan oleh pasien anemia setiap hari sudah cukup, karena mengandung Fe (zat besi) tinggi.
4. Manfaat bagi Penyakit Usus dan Perut
Pisang yang dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu cair)dapat dihidangkan sebagai obat dalam kasus penyakit usus. Juga dapat direkomendasikan untuk pasien sakit perut dan cholik untuk menetralkan keasaman lambung.
Sebuah pisang dihidangkan sebagai pertahanan terhadap inflamasi karena Vitamin C dapat secara cepat diproses. Ia mentransformasikan bacillus berbahaya menjadi bacillus yang bersahabat. Dengan demikian, keduanya akan tertolong.
Pure pisang ataupun krim pisang (seperti untuk makanan bayi), dapat dikonsumsi oleh pasien yang menderita diare.
5. Manfaat bagi Penderita Lever
Penderita penyakit lever bagus mengonsumsi pisang dua buah ditambah satu sendok madu, akan menambah nafsu makan dan membuat kuat.
6. Manfaat bagi Luka Bakar
Daun pisang dapat digunakan untuk pengobatan kulit yang terbakar dengan cara dioles, campuran abu daun pisang ditambah minyak kelapa mempunyai pengaruh mendinginkan kulit.
7. Manfaat bagi Diabetes
Pada masyarakat Gorontalo (Sulawesi Utara), jenis pisang goroho yakni pisang khas daerah setempat, merupakan makanan tambahan/pokok bagi orang yang menderita penyakit gula/diabetes melitus, terutama buah pisang goroho yang belum matang, kemudian dikukus dan dicampur kelapa parut muda.
8. Pisang dan Kecantikan
Bubur pisang dicampur dengan sedikit susu dan madu, dioleskan pada wajah setiap hari secara teratur selama 30-40 menit. Basuh dengan air hangat kemudian bilas dengan air dingin atau es, diulang selama 15 hari, akan menghasilkan pengaruh yang menakjubkan pada kulit.
9. Pisang untuk Mengatur Bobot Badan
Pisang juga mempunyai peranan dalam penurunan berat badan seperti juga untuk menaikkan berat badan. Telah terbukti seseorang kehilangan berat badan dengan berdiet 4 (empat) buah pisang dan 4 (empat) gelas susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu, jumlah kalori hanya 1250 dan menu tersebut cukup menyehatkan.
Selain itu, diet tersebut membuat kulit wajah tidak berminyak dan bersih. Pada sisi yang lain, mengonsumsi satu gelas banana milk-shake dicampur madu, buah-buahan, kacang, dan mangga sesudah makan, akan menaikkan berat badan.
10. Khasiat Lainnya
Dalam “Medicinal Uses of Bananas”  menyebutkan, bahwa pisang mempunyai manfaat dalam penyembuhan anemia, menurunkan tekanan darah, tenaga untuk berpikir, kaya serat untuk membantu diet, kulit pisang dapat digunakan sebagai cream anti nyamuk, membantu sistem syaraf, dapat membantu perokok untuk menghilangkan pengaruh nikotin, stres, mencegah stroke, mengontrol temperatur badan terutama bagi ibu hamil, menetralkan keasaman lambung, dan sebagainya.
Tanaman pisang secara genetis dapat menghasilkan vaksin yang murah dan sebagai alternatif untuk pertahanan anak dari serangan penyakit. Para peneliti sedang mencoba dari pisang untuk memproduksi antigen untuk coating Virus Hepatitis B. Apabila vaksin Hepatitis B tersebut berhasil akan menjadi sangat murah.
Peneliti lain mengembangkan pisang yang dapat membantu dalam melawan penyakit campak/cacar air, penyakit kuning, polio, dan dipteri. Saat ini, peneliti telah mencoba pada relawan, di mana diperlihatkan 10 persen tekanan darah turun dengan mengonsumsi dua buah pisang setiap hari.

Apa Itu DVD?
  

DVD adalah sejenis cakram optik yang dapat digunakan untuk menyimpan data, termasuk film dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD. "DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc (cakram serba guna digital) agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video saja. Karena konsensus antara kedua pihak ini tidak dapat dicapai, sekarang nama resminya adalah "DVD" saja, dan huruf-huruf tersebut secara "resmi" bukan singkatan dari apapun.

Terdapat pula perangkat lunak yang membolehkan pengguna untuk mencadangkan (back-up) DVD sendiri seperti DVD Decrypter dan DVD Shrink. 


Proses Pembuatan DVD


Nah sekarang mari kita lihat proses pembuatan keping DVD nya! Kita lihat proses pembuatannya di pabrik LaserMaster yang terletak di Kazakhstan.
 
Setiap orang yang mau masuk ke dalam pabriknya harus diperiksa, tujuannya untuk mencegah pembajakan dan menyelamatkan kekayaan intelektual dari kemungkinan kebocoran data ke luar pabrik untuk dibajak .
 

 
cakram optiknya terbuat dari bahan dasar polikarbonat.
 
  
 
seperti inilah bentuk polikarbonat.
 
 
 
pertama, butiran-butiran polikarbonat dimasukkan ke dalam mesin pengering, sampai benar benar kering.
 
  
 
setelah dikeringkan butiran polikarbonat dimasukkan ke dalam mesin pemanas, butirannya dilelehkan terlebih dahulu sampai berbentuk cair.
 
 
  
ini adalah mesin pencetak cakram DVD, didalamnya terdapat sebuah stamper.
 
 
ini yang namanya stamper atau bisa juga disebut matrix, pelat logam ini berisi data data film yang akan dicetak dalam bentuk cakram.
 
 
 
butiran polikarbonat yang sudah dilelehkan dengan suhu 250 derajat celcius, langsung disuntikkan ke dalam mesin pencetak, sampai membentuk cakram DVD, data data yang ada di stamper juga langsung tersimpan di dalam cakram tersebut.

 
 
pada proses ini, semuanya otomatis dilakukan oleh mesin, manusia hanya mengawasinya saja.
 
 
setiap satu kali proses pencetakkan, menghasilkan 30 keping DVD, kemudian cakram DVD yang sudah jadi akan dibawa ke proses selanjutnya menggunakan konveyor.
 
 
 
kemudian cakram-cakram dimasukkan ke dalam ruang pedingin, cakram DVD didinginkan suhunya hanya mencapai 20-25 derajat celcius (suhu kamar).
 
 
  
 
kemudian salah satu sisi cakram ditutupi oleh lapisan khusus (proses metalisasi) agar salah satu sisinya mengkilap/memantulkan cahaya, ini bertujuan agar sensor laser di DVD player dapat membaca data-data yang terdapat di dalam keping DVD, tanpa bagian yang mengkilap, sensor laser tidak akan bisa membaca data-datanya.
 
 
 
lalu bagian yang tidak mengkilap direkatkan lagi sebuah lapisan DVD diatasnya dengan lem, perlu anda ketahui, keping DVD itu terdiri dari dua lapisan, sedangkan keping CD itu hanya satu lapisan.
 
 
 
ini belum jadi, masih ada proses selanjutnya.
 
 
 
kemudian cakram DVD diuji kualitasnya, bisa dilihat, yang diuji 40 disk, yang berkulitas baik 39 disk, berkualitas buruk 1 disk. Pabrik ini selama satu bulan bisa menghasilkan 300.000 keping DVD.
 
 
 
dan keping DVD pun dicetak sesuai dengan filmnya.
 
 
 
operator printer hanya mengawasi cara kerjanya saja, karena yang mencetaknya mesin.
 
 
 
sesudah dicetak, keping-keping DVD disimpan di dalam gudang sementara, disimpan sesuai dengan urutan abjad judul filmnya.
 
 
 
setiap keping ditempelkan label berhologram, ini menunjukkan kalau keping tersebut asli, bukan bajakan.
 
 
 
kemudian keping-keping DVD dimasukkan ke dalam tempat, secara manual, tetapi mereka mengerjakannya dengan sangat cepat.
 
 
 
setelah itu tempatnya dilapisi dengan plastik, agar tidak kotor.
 
 
 
dan dimasukkan ke dalam kardus untuk didistribusikan ke berbagai tempat.


 
dimasukkan ke dalam kendaraan, untuk dikirim ke toko-toko kaset.

 
dan dijual ke konsumen-konsumen.

Mikroprosesor adalah komponen digital yang dapat diprogram untuk menirukan seluruh fungsi Logika, Aritmetika dan Memori yang tadinya hanya dapat difungsikan satu persatu oleh IC digital biasa.

Disini digunakan Mikroprosesor 8088 sebagai acuan untuk mempelajari Mikroprosesor mengingat kompatibilitas (keserba-cocokan) dengan komputer-komputer saat ini pada umumnya (umumnya orang memakai jenis PC IBM kompatibel)

Fungsi Masing-masing pin :

1. AD0..AD7 : pin yang memultipleks fungsi Address output dan Data input/output, mula-mula pin ini akan berfungsi sebagai Address output kemudian satu clock berikutnya akan berubah fungsi menjadi Data input/output.
 
2. A8..A19 : pin yang berfungsi sebagai Address output untuk bit ke 8 sampai bit ke 19 (bit ke 0 sampai bit ke 7 dimultipleks bersama Data input/output)

3. ALE : = Address Latch Enable, pin ini berfungsi untuk membantu IC pendukung melakukan pemisahan Address output yang dihasilkan oleh Mikroprosesor, pada saat AD0..AD7 berfungsi sebagai A0..A7, ALE = 1

4. DEN : = Data Enable, pin ini berfungsi untuk membantu IC pendukung melakukan pemisahan Data input/output yang dihasilkan oleh Mikroprosesor, pada saat AD0..AD7 berfungsi sebagai D0..D7, DEN = 0
Dalam system minimum (rangkaian yang memakai sedikit IC pendukung) DEN tidak perlu dimanfaatkan.

5. DT/R : = Data Transmitting or Receiving, pin ini berfungsi untuk membantu IC pendukung mengetahui Mikroprosesor sedang melakukan proses kirim/ambil data saat Mikroprosesor sedang melakukan proses kirim data, DT/R = 1
Dalam system minimum (rangkaian yang memakai sedikit IC pendukung) DT/R tidak perlu dimanfaatkan.

6. IO/M : = Input/Output process or Memory, pin ini berfungsi untuk membantu IC pendukung mengetahui Mikroprosesor sedang melakukan proses kirim/ambil data dari peralatan I/O atau tidak, saat Mikroprosesor sedang melakukan proses kirim data, IO/M = 1

7. INTR : = Interrupt, pin ini berfungsi untuk mengaktifkan program interupsi, pin ini dapat dipasifkan (di non-aktifkan dengan perintah tertentu pada program utama), pin ini aktif bila diberi input 1

8. NMI : = Non MaskableInterrupt, pin ini berfungsi untuk mengaktifkan program interupsi, pin ini tidak dapat dipasifkan (tidak dapat di non-aktifkan), pin ini aktif bila diberi input 1

9. INA : disebut juga dengan INTA = Interupt Acknowledge, bila terjadi Interupsi pada program utama maka INTA = 1

10. HOLD : pin ini aktif bila diberi input 1, fungsinya adalah untuk membuat Mikroprosesor meng-ambang-kan/kondisi floating pada semua pin Data dan Address

11. HLDA : = HOLD indicator, pin ini digunakan sebagai indikator aktif/non-aktifnya HOLD, saat HOLD aktif, HLDA = 1.

12. MN/MX : = Minimum or maximum, bila pin ini diberi input 1 maka Mikroprosesor siap digunakan untuk beroperasi pada rangkaian minimum, dan bila pin ini diberi input 0 maka Mikroprosesor siap digunakan untuk beroperasi pada rangkaian maximum (rangkaian dengan banyak IC pendukung dan boleh ditambah dengan IC math-co-processor yang dapat mempercepat proses penghitungan).

13. SSO : = Status Line Output, pin ini bersamaan dengan pin IO/M dan DT/R menciptakan suatu status sbb: (interrupt acknowledge, read I/O port, write I/O port, halt, code Access, read memory, write memory dan passive) ke delapan status ini ditunjukkan dengan kombinasi bit-bit dari ke tiga pin tersebut yang bila digambarkan dengan table adalah sbb:

14. TEST : Salah satu instruksi dalam Assembler yaitu instruksi WAIT hanya akan berfungsi bila pin TEST ini diberi input 1, bila pin TEST ini tidak diberi input 1 maka instruksi WAIT dianggap tidak ada. Fungsi instruksi wait adalah membuat 8088 berada dalam keadaan “Stand By”/Idle Mode sampai pin TEST mendapat input 0
Dalam system minimum fasilitas ini jarang dimanfaatkan.

15. READY : pin ini aktif 0, bila aktif (diberi input 0) maka Mikroprosesor menunda pelaksanaan instruksi berikutnya, pin ini untuk dihubungkan dengan pin “Ready Output” yang biasanya ada pada peralatan-peralatan yang hanya mampu bekerja dengan kecepatan rendah, peralatan-peralatan berkecepatan rendah tersebut menghasilkan output 0 pada Ready Output pada saat mereka masih bekerja sehingga membuat Mikroprosesor menunda pelaksanaan instruksi berikutnya sampai peralatan tersebut selesai bekerja, jadi setelah selesai bekerja peralatan berkecepatan rendah tersebut akan menghasilkan 1 pada Ready Outputnya.
Dengan makin canggihnya peralatan-peralatan pendukung Mikroprosesor yang ada saat ini fasilitas READY ini jarang dimanfaatkan

16. RESET : pin ini aktif 1, setelah pin ini diberi satu (cukup sesaat saja) maka Mikroprosesor akan mengulang pembacaan program dari awal kembali.
17. CLK : = Clock input, tempat masuknya sinyal clock, dimana kecepatan sinyal clock menentukan pula kecepatan pembacaan setiap baris programnya.

18. RD : = Read Enable, pin ini akan menghasilkan 0 bila Mikroprosesor membaca data

19. WR : = Write Enable, pin ini akan menghasilkan 0 bila Mikroprosesor menuliskan/mengirimkan data


IC memori adalah IC yang berfungsi untuk menyimpan data.
Ada dua macam IC memori yang dipergunakan dalam sistem minimum yaitu RAM (random acces memory) dan ROM (read only memory).

RAM hanya dapat menyimpan data yang diisikan kedalamnya pada saat masih mendapat tegangan catu, data akan terhapus dengan sendirinya bila tegangan catu diputuskan dalam sistem minimum RAM berfungsi sebagai penampung data sementara saat pengolahan berlangsung


ROM dapat menyimpan data yang diisikan kedalamnya meskipun tegangan catu sudah diputuskan ada beberapa jenis ROM yaitu:

ROM : Dijual dalam keadaan sudah terisi program pemakainya tidak dapat 
menghapus ataupun mengubah isinya.

PROM : Dijual dalam keadaan kosong, pemakainya dapat mengisinya sekali 
namun setelah itu tidak dapat lagi diubah ataupun dihapus isinya

EPROM : Dijual dalam keadaan kosong, pemakainya dapat mengisinya dan dapat 
pula menghapus isinya dan mengisinya kembali. Penghapusan data 
dilakukan dengan menyinari jendela kristal (di atas IC) dengan sinar 
ultra violet (15 s/d 30 menit)

EEPROM : Dijual dalam keadaan kosong, pemakainya dapat mengisinya dan dapat 
pula menghapus isinya dan mengisinya kembali. Penghapusan data 
dilakukan dengan memberikan tegangan yang sedikit lebih besar dari 
Vcc IC pada pin hapus (umumnya 1,5 X Vcc s/d 2,5 X Vcc)


catatan:
ROM = read only memory
PROM = programmable read only memory
EPROM = erasable programmable read only memory
EEPROM = electrically erasable programmable read only memory

Fungsi ROM pada sistem minimum adalah untuk menyimpan program pengendali fungsi IC.
ROM tidak diperlukan apabila sudah terdapat ROM internal didalam Mikroprosesor itu sendiri. Atau bila kapasitas penyimpanan program sudah memadai.

Pin-pin penting pada memori:
Vcc & Ground : Tempat masuknya tegangan pencatu bagi IC
Address input : Tempat masuknya tegangan yang kombinasi binernya menunjukkan posisi wadah/tempat penyimpanan yang sedang terhubung ke output/input data
Data input/output : Tempat keluar/masuknya tegangan yang kombinasi binernya menunjukkan isi data yang diambil/diisikan dari wadah/tempat penyimpanan.
ChIp selector input : Tempat masuknya tegangan yang menentukan IC aktif/non-aktif. 
Write enable input : Tempat masuknya tegangan yang menentukan IC dapat/tidak-dapat menyimpan data yang diisikan ke dalam wadah/tempat penyimpanan.
Read enable / output enable input : Tempat masuknya tegangan yang menentukan IC dapat/tidak-dapat mengeluarkan data yang ada pada wadah/tempat penyimpanannya.
Vpp : Hanya ada pada PROM/EPROM/EEPROM, tempat masuknya tegangan yang harus diberikan pada saat pemrograman. Umumnya tegangan ini 1,5Vcc s/d 2,5Vcc (tergantiung tipe IC-nya).

Yang membedakan satu memori dengan memori yang lainnya adalah: jumlah wadah/tempat penyimpanan yang tersedia dan daya tampung data pada suatu wadah/tempat penyimpanan tersebut.

Banyaknya wadah pada suatu memori dapat dihitung dengan melihat jumlah kombinasi biner pin-pin address inputnya. Misalnya suatu IC memori mempunyai 9 pin address input (A0 s/d A8) maka jumlah kombinasi biner dari pin-pin tersebut adalah 512, berarti memori tersebut mempunya 512 wadah didalamnya. Selanjutnya dapat dihitung dengan rumus 2n dimana n adalah jumlah pin address input.

Daya tampung data untuk setiap wadah dapat dihitung dengan menghitung jumlah pin data input/output-nya. Misalnya suatu IC memori mempunyai 8 pin data maka daya tampung data setiap wadahnya adalah 8 bit data.
Sehingga kapasitas/daya-tampung total dari memori tersebut dapat dihitung dari jumlah wadah yang tersedia dikalikan dengan daya tampung per-wadah-nya yang dapat dituliskan dengan rumus: (2n address input) X (data input/output).


Kapasitas 1024 bit data dapat dituliskan sebagai 1Kb data, kapasitas 2048 data dapat dituliskan sebagai 2 Kb data (Kb=kilo bit). Seterusnya dapat dilihat pada keterangan sebagai berikut:

1024 = 1K
2048 = 2K
4096 = 4K
8192 = 8K
16.384 = 16K
32.768 = 32K
65.536 = 64K
131.072 = 128K
262.144 = 256K
524.288 = 512K
1.048.576 = 1M (= 220)
230 = 1G

Data dalam satu wadah disebut juga sebagai satu byte data (umumnya 8 bit). Jadi seumpama disini 1 byte yang dimaksud adalah 8 bit maka 1KB (kilo byte) tidak sama dengan 1Kb (kilo bit).

Namun 1KB sama dengan 8Kb. Perhatikan baik-baik hal ini karena sering mengacaukan kita pada saat membaca spesifikasi memori pada buku data.

IC RAM yang sering dipakai dalam sistem minimum adalah tipe 62XXX.
Dimana XXX adalah nilai kapasitas memori dalam kilo bit terdiri dari 2 digit atau 3 digit

Sedangkan IC EPROM yang sering dipakai dalam sistem minimum adalah tipe 27XXX.
Dimana XXX adalah nilai kapasitas memori dalam kilo bit terdiri dari 2 digit atau 3 digit

PPI mempunyai 3 buah port, yang masing-masing disebut sebagai port A, port B dan port C.

Setiap port dapat dihubungkan secara bergantian dengan jalur data input/output (D0..D7) yang ada pada PPI.


Meskipun banyak tipe PPI saya pilih 8255 yang paling sering dipakai pada sistem minimum Mikroprosesor, dimana letak pin-pin IC tersebut dapat dilihat pada gambar 2.4.
Disini disediakan pin address input (A0 dan A1) yang sebenarnya lebih tepat disebut sebagai pemilih sambungan (connection selector) karena fungsinya adalah untuk menentukan port mana yang disambungkan dengan jalur data input/output.

Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel pertama:
Dari tabel dapat kita lihat bahwa kombinasi input dimana A1=1 dan A0=1 akan menghubungkan D0..D7 dengan register inisialisasi. Register inisialisasi berada di dalam PPI, fungsinya adalah untuk menentukan status input/output dari setiap port.


Ada tiga mode yang dapat dipilih dalam menentukan status input/output port, yaitu mode 0, mode 1, dan mode 2. Namun disini saya batasi dengan pembahasan mode 0 saja, karena mode inilah yang umumnya dipakai dalam sistem minimum Mikroprosesor. Pembahasan lebih detil mengenai PPI saya  
 bahas dalam buku lain yang masih merupakan Seri Peralatan Digital yang saya terbitkan pula.
Dalam mode 0 status input/output dari setiap port dapat dituliskan dengan rumus yang dapat anda lihat pada tabel kedua.
Dimana PA (bit keempat) adalah bit yang menentukan status port A (0=output, 1=input), PB (bit kesatu) adalah bit yang menentukan status port B (0=output, 1=input), PC high (bit ketiga) adalah bit yang menentukan status port C nibble atas (0=output, 1=input), PC low (bit ke nol) adalah bit yang menentukan status port C nibble bawah (0=output, 1=input).

Catatan : 
Port C nibble atas = PC4 s/d PC7
Port C nibble bawah = PC0 s/d PC3

Keistimewaan port C dibanding port yang lain adalah status input/output nibble atas dan nibble bawah bisa berbeda.
Data yang dikirimkan ke register inisialisasi disebut sebagai control word.
Sebagai contoh misalnya kita menginginkan status port sebagai berikut:
port A sebagai input
port B sebagai output
port C nibble atas sebagai output
port C nibble bawah sebagai input
maka control word yang harus dikirimkan ke register inisial adalah 1001 0001 B atau 91 H.

Pada PPI terdapat pin Chip Select (CS) yang apabila diberi 0 maka IC PPI akan aktif dan semua port dapat berfungsi mengirim/mengambil data, namun apabila pin CS diberi 1 maka IC PPI akan non aktif dimana semua port tidak dapat mengirim/menerima data.

Pin RESET harus diberi 0 pada saat PPI bekerja, bila pin RESET diberi 1 maka jalur data input/output dan port terputus.

Pin read (RD) dan write (WR) menentukan arah data antara D0..D7 dengan port. Kedua pin ini aktif apabila mendapat input 0 dan non-aktif apabila mendapat input 1.
Pin RD harus diaktifkan apabila data dari port diambil ke D0..D7. Pin WR harus diaktifkan apabila data dikeluarkan pada port dari D0..D7.

Akhir kata semoga artikel ini dapat bermanfaat, komentar dan pertanyaan seputar PPI 8255 dapat dituliskan pada kotak komentar yang tersedia.