* SELAMAT DATANG DI SEKAWAN SERVIS ELECTRONIC * SERVIS:TV,COMPUTER,DVC,Ampli fier dll. * Spesialis Kulkas,AC Rumah, AC mobil dan Mesin Cuci. * Alamat: Taraman Sidoharjo Sragen *

SEK4W4N SERVIS ELECTRONIC


Craig Hatto sedang menguji coba kaki bionik (foto: John Russell)
Kemajuan teknologi bionik kini memasuki babak baru. Universitas  Vanderbilt berhasil merancang sebuah kaki bionik setengah robot. Tidak seperti kaki palsu konvensional, kaki bionik ini memiliki sensor dan tenaga yang membantu gerakan pemakainya.
Perangkat ini menggabungkan teknologi mekanik dan sensor yang dikendalikan komputer. Sumber tenaganya berasal dari baterei yang menggerakkan motor listrik. Dengan berat yang relatif ringan, sekitar 4,5 kilogram alat ini bisa beroperasi selama 3 hari atau 13-14 kilometer jalan kaki.
Sensor berfungsi untuk memantau gerakan penggunanya, kemudian mengirimkan data ke mikroprosesor yang telah diprogram secara khusus. Dengan menggunakan data ini, komputer akan memprediksi apa yang akan dilakukan pengguna dan memfasilitasi gerakan pengguna. Tenaga motor akan bekerja dengan mengoperasikan bagian sendi dan lutur secara serempak.
“Sebuah kaki pasif selalu selangkah dibelakang saya. Kaki ini hanya sepersekian detik di belakang,” tutur Craig Hutto, 23 tahun, yang kaki kanannya diamputasi karena gigitan ikan hiu. Craig berkesempatan menguji perangkat ini.
Dari uji coba yang sudah dilakukan, kaki ini mampu meningkatkan kecepatan jalan pemakainya hingga 25 persen dibanding dengan kaki palsu biasa. Pemakainya pun hanya mengeluarkan 30-40 persen tenaga mereka sendiri untuk mengoperasikan alat ini.
Para perancangnya meanambahkan kemampuan “anti sandung”. Sebuah kalkulasi komputer yang akan bereaksi ketika pemakai mengalami sandungan. Kaki palsu pintar ini secara otomatis akan menyesuaikan keseimbangan agar si pemakai tidak jatuh.
“Perangkat kami menggambarkan kemajuan kita untuk mengintergrasikan manusia dengan mesin,” kata Michael Goldfarb, profesor teknik mesin dari Universitas Vanderbilt

Dalam bidang audio, khususnya Audio Mobil (Car Audio), amplifier biasa dikenal juga dengan sebutan power. Penggunaan amplifier dalam sistem Audio Mobil bertujuan untuk dapat menguatkan signal suara yang berasal dari main source atau head unit yang kemudian akan dialirkan ke speaker. Jadi amplifier bertugas menerima sinyal suara dari source dan mengolahnya agar sinyal suara memiliki tenaga yang lebih besar dan kuat sehingga speaker mampu mengeluarkan suara yang maksimal karena mendapatkan asupan tenaga yang dibutuhkannya dalam mengeluarkan gelombang suara.



       Amplifier untuk penggunaan Car Audio, secara umum dikenal dengan jenis multi channel dan monoblock. Amplifier multi channel umumnya digunakan untuk menguatkan keluaran (output) sinyal Sound Audio dalam bentuk arus listrik ke speaker (Tweeter, Midrange, Midbass ataupun speaker Coaxial), sedangkan untuk yang jenis monoblock, biasa digunakan khusus untuk menguatkan sinyal yang akan dialirkan ke Subwoofer yang sangat membutuhkan daya yang besar(Audio Sound).

Sedangkan secara khususnya, Menurut Johny, instalatur dari Mega Audio, di bilangan Jakarta Barat, amplifier dikenal juga dengan beberapa jenis amplifier(Audio Sound), yaitu jenis kelas (Class) A, B, AB, D, Hybrid, Tube (Tabung) dan masing-masing jenis memiliki karakter, daya output yang berbeda-beda, yaitu :

Class A : Memiliki kualitas yang paling baik untuk menghasilkan kualitas suara, namun sangat boros tenaga dan lebih cepat panas. Harga untuk jenis ini umumnya dibanderol dengan harga yang sangat mahal, umumnya bisa lebih dari 20 juta rupiah per unitnya, akan tetapi itupun tergantung dari merk-nya.

Class B : Tidak cepat panas dan tidak boros tenaga, namun memiliki kualitas dalam menghasilkan suara yang cukup baik.

Class AB : Adalah yang paling banyak digunakan oleh pemain car audio, karena karakternya merupakan gabungan dari amplifier class A dan B, sehingga dapat lebih efisien dan fleksibel untuk digunakan dalam car audio system dan memiliki kualitas lebih baik dari kelas B.

Class D : Jenis ini paling banyak dipakai untuk men-drive subwoofer dan digunakan untuk konsep SPL (Sound Pressure Level) karena amplifier class D memiliki daya (Watt) yang besar dan mampu dibebani hingga dibawah 1 Ohm, sehingga mampu menghasilkan suara bass yang lebih dynamic dan biasanya jenis class D itu adalah monoblock amplifier.

Hybrid : Jenis amplifier ini adalah yang komponennya elektroniknya menggunakan transistor dan juga tube (tabung). Penggabungan kedua komponen ini membuat amplifier jenis ini mampu menghasilkan kualitas suara yang berkarakter cukup tebal dengan tonal akurasi yang baik layaknya amplifier full tabung, namun tetap dapat dimiliki dengan harga yang masih terjangkau. Biasanya amplifier jenis Hybrid memiliki harga ± 4 juta-an *(tergantung merk)

Tube (Tabung) : Kalangan penggila car audio mengenal amplifier jenis ini lebih bisa menghasilkan suara yang berkualitas dengan karakter suara vokal yang lebih natural, tebal dan tidak kaku / kering, namun amplifier jenis tabung, umumnya memiliki harga yang sangat mahal untuk dimiliki, kisaran harganya bisa diatas 40 juta rupiah.

Dengan adanya perbedaan kualitas, karakter dan komponen dari tiap jenis amplifier, membuktikan bahwa kualitas amplifier juga dapat menentukan karakter serta kualitas suara yang dihasilkan dalam sebuah sistem Audio Sound mobil. Untuk itu sebelum membeli amplifier harus banyak yang dipertimbangkan agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips memilih amplifier(Audio Cars) :



1. Pilih amplifier dengan nilai RMS (watt) yang besar dan THD-nya yang kecil.
2. Desain dan kualitas bahan juga tetap harus diperhatikan.
3. Sesuaikan daya / RMS amplifier dengan kebutuhan speaker yang akan digunakan. Daya amplifier harus sesuai atau lebih besar dari yang dibutuhkan speaker, karena apabila dayanya lebih kecil dari kebutuhan speaker dapat menyebabkan kerusakan pada speaker yang digunakan, karena adanya 'signal clipping'.
4. Pilih merk amplifier yang memiliki garansi resmi dari pihak pemegang merk
5. Cari informasi dari berbagai media atau tanyakan kepada instalatur car audio yang dipercaya sebelum membeli amplifier.

Terakhir menutup wawancara dengan SO, Johny memberikan informasi bahwa jangan membiarkan sebuah amplifier (Audio Car ) tidak terpakai dalam jangka waktu yang cukup lama, karena dapat menyebabkan komponen elektroniknya rusak.


Seperti yang kita ketahui, merek-merek speaker yang beredar dipasaran sangatlah beragam dengan kualitas, kemampuan, bentuk fisik yang berbeda-beda dan range harga yang sangat bervariatif. Artikel ini ditujukan sebagai dasar OS mania dalam memilih dan mengaplikasikan speaker yang sesuai dengan kebutuhan di kendaraan anda.

Tujuan penggantian speaker standar OEM dengan aftermarket adalah supaya suara musik terdengar lebih balk dan dynamic. Dikarenakan speaker OEM pada umumnya dibuat untuk menekan cost, otomatis suaranya tidak sebaik speaker aftermarket, juga karena power handlingnya yang sangat terbatas dan juga range spektrum frekuensinya kurang memadai untuk mereproduksi musik secara baik.

Di bawah ini adalah sedikit penjelasan dari apa itu speaker (driver). Istilah speaker atau driver dapat didefinisikan sebagai berikut: sebuah speaker adalah suatu alat electromechanical transducer yang merubah energi listrik menjadi energi mekanik dan kemudian menjadi energi bunyi (suara).

Rentang dari frekuensi suara yang dapat dihasilkan oleh sebuah sistem speakeradalah antara 20 Hz- 20 KHz. Sesuai dengan rentang pendengaran manusia yaitu dari 20 Hz sampai 20 KHz. Speaker terbagi menurut fungsi dan lebar frekuensi yang dapat dimainkannya yaitu:

1.  Subwoofer/Woofer : Untuk menghasilkar reproduksi nada rendah. Biasanya dibatasi dar 100 Hz dan di bawahnya. Dan bilamana suatu woofer dapat mereproduksi nada bass dibawah 40 Hz maka dapat disebut subwoofer. Biasanya ukuran dari subwoofer adalah 12,15,18 inci ukuran woofer sekitar 10 dan 8 inci.

2.  Mid bass/ Midwoofer : Biasanya menghasilkar frekuensi dengan rentang antara 80Hz-350Hz Biasanya ukuran dari midbass ini adalah dari 5 sampai 7 inci.

3.  Midrange : Ukuran dari midrange murni adalah sekitar 3-4 inci, Frekuensi kerjanya adalah sekitar 350 sampai dengan 4500 Hz.

4.  Tweeter : adalah driver speaker yang digunakan untuk reproduksi daerah atas dari frekuens musik, biasanya cakupan kerjanya adalah dari 3500 Hz sampai 20 Khz.Bentuknya bermacam-macam menurut ukuran dan frequensi kerjanya. Biasanya ukurannya antara 0,5-4 inci.

5.  Super tweeter atau Ribbon tweeter atau planar plate tweeter : adalah suatu tweeter khusus yang berfungsi sebagai penambah bila tweeter konvensional tidak dapat menghasilkan frekuens tinggi (high) yang diharapkan. Biasanya cakupar kerjanya antara 5 kHz sampai 23 kHz Bentuknya dapat bermacam-macam, dapat berbentuk persegi panjang, pelat tipis atau tebal.

Ada beberapa sistem speaker dengan sebutan sesuai dengan jumlah driver pada sistem tersebut, yaitu Full range speaker, Coaxial 2-3 way sistem, 2 way dan 3 way separates dan juga ada sistem 4 way dengan jumlah 4 macam speaker dengan rentang frequensi yang berbeda-beda.

Supaya masing-masing driver memainkan frequensi sesuai dengan peruntukannya maka kita memerlukan suatu rangkaian tapis untuk membagi frekuensi kerja dari driver tersebut. Sebagai contoh kita ambil sistem 2 way separates, biasanya terdiri dari 2 buah Midbass, 2 buah tweeter dan 2 buah Passive X'over.

Sebelum kita memasang / meng-upgrade speaker dari OEM ke yang performanya lebih baik, kita harus mempertimbangkan point-point berikut, terkecualijika kita hendak menguprade secara total baffle atau doortrim dari mobil anda, yangjuga akan dibahas di dalam OS solution ini beberapa edisi ke depan.

1.  Pelajari dahulu cara membuka Door panel anda, telusuri secara cermat letak sekrup dan kancing-kancingnya, bila ada gunakan tool khusus untuk mencabut panel tersebut.

2.  Lihat dan telusuri apakah ada bekas air atau kelembaban, karena air dapat merusak speaker, benahi dahulu kebocoran bila ada. Cekjuga lubang pembuangan yang terdapat dalam panel pintu anda, supaya air tidak menggenang.

3.  Hitung secara cermat diameter dan kedalaman dari lubang standar speaker pada mobil anda. Dan pertimbangkan pula juga besar magnet, dan letak terminal, serta ketebalan bibir speaker Anda, terhadap door panel Anda. Tidak boleh ada halangan apapun diantara speaker dan door panel (clearance).

4.  Sebaiknya pakai speaker dengan diameter terbesar yang dapat masuk, jangan mengganti speaker standar dengan besar 6 inch menjadi 5 inci, terkecuali ada pertimbangan lain seperti akan dipasang subwoofer sebagai main source untuk nada bassnya.

5.  Bila speaker mentok atau mengganggu pergerakan mekanis power window atau peralatan lain, gunakan ring spacer yang dapat dibuat dari bahan MDF atau pelat alumunium.

6.  Buat ring tambahan tersebut serigid mungkin agar kemungkinan timbulnya noise akibat resonansi dan rattling tidak terjadi.

7.  Bila memungkinkan pasanglah peredam suara yang terbuat dari asphalt sheet atau bahan acoustic treatment yang lain pada inner skin dan outer skin dari pelat besi pintu mobil Anda. Ini akan banyak membantu mengurangi kebisingan kabin, mengurangi noise floor, dan mencegah timbulnya resonansi akibat panel yang bergetar.

8. Periksa secara cermat clearance antara terminal speaker dengan chassis, keduanya tidak boleh bersentuhan lama sekali, bila bersentuhan akan mengakibatkan short circuit yang dapai membuat power standar HU atau power Anda menjadi malfungsi.

9.  Gantilah kabel OEM speaker dengan yang lebih besar, patut diingat bahwa daya akan mengalir lebih baik dengan kabel yang ukurannya sesuai. Biasanya dipakai kabel dengan ukuran AWG sekira 12-16 sudah memadai untuk sistem yang hanya mengandalkan power dari HU aftermarket. Masukkan secara cermat dan rapi melalui grommet karet yang terdapat pada panel pintu agar tidak mengganggu mekanisme power window atau central lock.

10.  Pilin dan solder kabel telanjang (bare wire), bila anda memakai speaker dengan screw terminal, atau pasang terminal khusus untuk speaker bila speaker memakai terminal UTILUX. Pasang pula selang pengaman (heat shrink tubing) supaya kabel dan terminalnya terlindung. Dewasa ini banyak pula speaker yang memakai terminal pegas, langkah pemasangan kabelnya kurang lebih sama dengan cara yang telah di sebutkan diatas.

11.  Langkah selanjutnya adalah memasang cross over passive bawaan separates tersebut.Tempat yang mungkin biasanya adalah di dalam dashboard atau di bawah kursi penumpang maupun pengemudi. Carilah tempat di mana tidak terdapat banyak wiring harness standar mobil atau ECU, karena bila passive crossover ini letaknya berdekatan dengan wiring tersebut akan dapat menimbulkan induksi.

12.  Selanjutnya adalah pemasangan tweeter, bila anda menghendaki tampilan tetap standar, pasanglah tweeter pada tempat yang telah ada. Tapi untuk hasil suara yang lebih baik, pasanglah tweeter sejauh mungkin jaraknya antara satu dengan lainnya, dengan ketinggian sejajar telinga. Dewasa ini banyak sekali pod tweeter dari bahan seperti aluminium yang da pat dirubah sudut dan arahnya. Sehingga focus, staging dan imaging akan dapat lebih mudah diatur.

Setelah OS mania kenal akan macam-macam driver sesuai fungsinya sekarang kita perdalam dengan struktur dari speaker tersebut. Speaker konvensional biasanya terdiri dari bermacam-macam komponen pembentuk yaitu :

1.  Basket  : Adalah kerangka dari speaker yang menyangga semua komponen yaitu, cone (konus) magnet, voice coil, terminal, dust cap dan speeder serta surround. Biasanya lubang baut untuk pemasangan speaker juga terdapat pada basket ini.

2.  Cone atau Konus, bagian dari speaker yang bergetar, biasanya dapat terbuat dari bermacam-macam material seperti paper, non pressed paper pulp, woven glass, aramid fibre, aluminium, kevlar dst nya.masing-masing bahan mempunyai karakteristik dan suara yang khas.

3.  Speeder kadang disebut juga spider, adalah anyaman bahan tertentu yang fungsinya menahan konus dan tempat menempelnya konus ke basket. Berfungsi juga sebagai pegas dan biasanya kekuatan speeder ini juga menentukan jarak travel speaker (X max).

4.  Surround terdapat di sekeliling konus, fungsinya hampir sama dengan speeder, yaitu menyatukan konus dengan basketnya dan juga berfungsi sebagai pegas.Banyak material yang umum dipakai sebagai surround, yaitu busa (foam), butyl rubber, anyaman kain yang telah direinforced/ ditreatment dst nya.

5.  Voice coil adalah inti atau bagian terpenting dari speaker, di sini terjadi perubahan antara energi listrik menjadi energi gerak (motion). Gulungan koil bergerak dengan core magnet sebagai porosnya yang disebabkan oleh energi listrik yang dihasilkan oleh power amplifier atau power internal HU.

6.  Dust Cap : Sebagai tutup voice coil, bentuknya bisa bermacam-macam konvensional adalah cembung, kadang ada yang berbentuk seperti peluru, dst nya. Sebenarnya fungsi dari dust cap adalah supaya debu tidak masuk kedalam voice coil, tapi ada fungsi tambahan pula yakni sebagai pengontrol dispersi suara.

7.  Terminal : Tempat di mana ujung dari voice coil akan dihubungkan dengan kabel speaker, biasanya ada polaritas yaitu +(positive) dan - (Negative). Harus diperhatikan secara cermat bahwa pemasangan kabel speaker tidak boleh terbalik polaritasnya. Bila terbalik akan menyebabkan Cancellation atau saling menghilang nya frekuensi terutama low freq akibat perbedaan fasa sebanyak 180 derajat.

Cara membersihkan LCD TV sangat penting diketahui karena seperti yang kita tahu layar LCD saat ini digunakan di hampir semua perangkat yang menggunakan display, misalnya laptop, tv lcd, handphone, smartphone, tablet dll. Memang LCD ini saat ini telah menjadi pilihan yang lebih baik bila dibandingkan layar konvensional yaitu layar tabung / CRT TV karena secara fisik lebih menghemat ruang serta pemakaian daya listrik yang rendah.

Membersihkan LCD TV sebenarnya sama saja dengan perawatan LCD monitor namun tetap ada beberapa hal yang berbeda. Pada saat membersihkan layar lcd memang perlu perhatian khusus, salah salah bila tidak mengetahui triknya LCD bisa tergores permanen atau mungkin lebih parah lagi bisa pecah.

Maksud hanya untuk membersihkan layar lcd malah merusaknya, tapi kita juga tidak bisa membiarkan layar lcd. Namun begitu untuk perawatan LCD kita tetap harus membersihkannya tentu saja dengan cara yang praktis dan aman tentunya.

Berikut langkah-langkah dilakukan untuk membersihkan layar LCD TV maupun LCD pada perangkat lainnya

1. Anda perlu menyiapkan larutan perbersih khusus untuk layar LCD yang bisa dibeli di toko elektronik         dalam bentuk LCD cleaner kit.
2. Ada alternatif lain selain menggunakan cleaner kit yaitu dengan menggunakan air suling, namun bila kotoran yang menempel sekiranya akan sulit dibersihkan anda bisa menambahkan cuka putih dengan perbandingan masing2 setengah supaya proses membersihkan kotoran lebih sempurna.
3. Untuk kain lap nya bisa disiapkan kain katun yang lembut atau bisa juga dengan kaos/T-shirt bekas. Pastikan ukuran kain cukup sehingga tidak meninggalkan bekas jari di layar.
4. Pastikan untuk terlebih dahulu mematikan perangkat lcd yang aka dibersihkan dan bila perlu cabut dari colokan listrik.
5. Rendam kain katun menggunakan cairan pembersih yang disediakan, peras airnya dan jangan sampai kain terlalu basah.
6. Seka layar LCD dari atas kebawah secara lembut dan berulang ulang, jangan melakukan gerakan melingkar, ulangi terus hingga kotoran hilang.
7. Langkah terakhir anda bisa mengeringkan layar lcd menggunakan lap kering yang lembut.

Dalam membersihkan LCD TV juga ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :

. Hindari cairan pembersih seperti “Windex” karena terdapat kandungan kimia amonia yang dapat menggerus layar.
. Tidak perlu menggunakan sabun atau pembersih yang menggunakan alkohol
. Jangan pernah untuk menyemprotkan cairan secara langsung ke layar LCD.
. Jangan menggunakan air PAM, terlebih bila air PAM tersebut berwarna
. Jangan menggunakan kain yang permukaannya kasar seperti misalnya serbet, karena mengandung serat kayu yang bisa menggores layar.
. Sebisa mungkin gunakan lap pada cleaner yang disediakan, atau bisa menggunakan kain lembut yang tidak menggunakan benag jahit.
. Bila menggunakan kain bekas pastikan kain tersebut bebas kotoran
. Pada saat membersihkan jangan menekan Layar LCD terlalu keras atau mungkin menggosoknya, lakukan dengan lembut.
. Untuk percobaan anda bisa mencoba untuk terlebih dahulu membersihkan area yang lebih kecil pada layar.
Semoga artikel Cara membersihkan LCD TV ini bisa bermanfaat untuk anda

Entah benar apa kebetulan saja,tapi cara ini selalu bagus hasilnya bila saya terapkan dalam membuat antena TELEX.Cara yang manakah itu? yaitu menggambar dulu sebelum membuat antena TELEX.

Namun sebelum itu kita cari dulu ukuran iner dari sebuah antena TELEX..Maka perhitunganya adalah:

 Saya biasanya menggunakan perkalian 5/8 lamda untuk membuat antena TELEX.Maka perhitunganya adalah:
 Setelah tau rumusnya,lalu kita cari panjang iner antena TELEK,misalnya kita mau matcing di frekwensi 100 Mhz.Maka perhitunganya seperti di bawah:
Catatan: * 100 Mhz = 100.000.000 Hz
               * 1,875 m = 187,5 cm
Setelah tau ukuran iner langkah selanjutnya adalah menggambar,kita bisa secara manual atau dengan komputer.Kalau cara manual cukup sediakan kertas,pensil,penggaris,busur dan jangka.kalau menggunakan komputer kita bisa pakai aplikasi nggambar,misalnya Corel,dll.
Sebenarnya menggambar ini tujuanya untuk menentukan letak kumis,biasanya kalau kita mencari hasil matcing yang bagus 1:1 ialah dengan menggeser kedudukan kumis keatas atau kebawah,namun dengan menggambar seperti ini,kita bisa tau arah-arah letak kumis.Lihat gambar di samping kiri.!

Inernya ketemu 187,5 cm,trus yang tengah warna merah itu loading,biasanya loading di jual di toko elektronik,atau kita bisa buat sendiri dari pipa pvc, panjang loading juga kita ukur.Lalu untuk panjang Ground nya lebih panjang dari pada 187,5 cm ,biasanya 250 cm,nanti kelebihanya untuk kaitan pada tiang antena.

Kita coba menggambar manual,gambarnya tentu dengan skala,misalkan 187,5 cm kita gambar di kertas 187,5 mm.setelah membuat garis lurus dari atas kebawah sesuai dengan ukuran.Lalu kita letakan jarum jangka di tengah2 panjang loading,trus kita lingkarkan yang di mulai dari atas paling ujung dari panjang iner.Pada bagian bawah gambar bisa kita lihat Kumis yang panjangnya 75 cm dengan sudut 45 derajat.Maka pada bagian ujung kumis kita rapatkan pada lingkaran,dan pada pangkal kumis yang bagian atas itu,akan menentukan jarak posisi kumis bila di ukur dari atas,seperti pada gambar yang kita tandai dengan huruf F.Dalam menggambar ini,sebenarnya huruf F itulah yang kita cari.Kalau pangjang kumis yang kita inginkan lebih panjang dari 75 cm,misalkan panjang kumis 80 cm,maka posisi kumis akan lebih keatas lagi,seperti pada gambar kumis yang warna merah,di tandai dengan huruf G.

Demikianlah yang saya lakukan sebelum membuat Antena telex 5/8,ini sebagai perhitungan lain saja,bila anda mau mencoba hal ini silahkan

maching kabel?banyak teknisi yang memberdebatkan maching kabel,ada yang bilang kabel tidak perlu  dimaching kan udah 50ohm,ada pula yang bilang kabel harus dimachingkan.kalau pendapat saya semua tidak salah karena semua mempunyai dasarteknik masing2,kabel yang perlu kita matching kan adalah kabel yang impedasinya tidak 50ohm kenapa kok tidak 50omh?Perlu kita ketahuhi banyak bermacam2 jenis/merk kabel dan type dari yang murah sampai yang termahal yang dijual dipasaran.apakah semua kabel itu berimpedansi 50ohm,coba kita test aja ,giamana cara sederhana mengetes kabel?coba ujung kabel dikasih dumyloud 50ohm,dengan frekuwensi yang telah kita tentukan apakah swr menunjukan nilai trendah 1:1 ?kalau jawab iya berarti kabel tidak erlu dimatchingkan,kalau jawab nya tidak kabel harus dimatchingkan.
sekarang gimana cara matching kabel,kalau cara yang pertama pakai swr analyser.yang kedua kita pakek teknik biasa, saya akan coba akek teknik biasa saja ...alat yg kita butuhkan antara lain:
1.swr
2.conektor T
3.dummyloud


pertamatama tentukan frekwensi kerja pemancar anda,tancapkan cnektor T dengan posisi out,dummylud kable,biarkan ujung kabel tanpa conektor,mulai potong ujung kabel dikit demi sedikit sampai kita temukan nilai terendah,ingat jangan sampai kelebihan motongnya, kalau kelebihan kita harus mulai dari awal motong dikit demi sedikit lagi....
SELAMAT MENCOBA

LATAR BELAKANG
Untuk meningkatkan jarak jangkauan wireless LAN diperlukan antena eksternal dengan gain yang lebih tinggi dari antenna standard
Antena eksternal High Gain harganya relative mahal
Banyak barang-barang yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yang dapat digunakan untuk membuat antenna High Gain dengan cara mudah dan biaya ringan

                                                           Photo : Antena WajanBolic

TUJUAN
Sharing pengetahuan/ pengalaman dalam hal pembuatan homebrew antenna khususnya Antenna WajanBolic dan hal-hal seputar Wireless Network
RUANG LINGKUP
Dalam Workshop ini akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail
SEKILAS WIRELESS/ WiFi
WiFi (Wireless Fidelity) adalah istilah generik untuk peralatan Wireless Lan atau WLAN. Biasa menggunakan keluarga standar IEEE 802.11. Oleh karena itu didukung banyak vendor.
STANDAR PROTOKOL
Peralatan wireless yang biasa digunakan adalah menggunakan standar IEEE 802.11x, dimana x adalah sub dari:
IEEE 802.11IEEE 802.11aIEEE 802.11a 2X
IEEE 802.11b
IEEE 802.11b+
IEEE 802.11g
2.4GHz5GHz5GHz
2.4GHz
2.4GHz
2.4GHz
2 Mbps54 Mbps108 Mbps
11 Mbps
22 Mbps
54 Mbps
DASAR HUKUM
Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 tentang penggunaan pita frekuensi 2400-2483.5MHz yang ditandatangani pada tanggal 5 januari 2005 aleh Mentri Perhubungan M. Hatta Rajasa.
Beberapa hal yang penting dari Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 adalah Anda tidak memerlukan izin stasiun radio dari pemerintah untuk menjalankan peralatan internet pada frekuensi 2.4GHz, tetapi dibatasi dengan:
1. Maksimum daya pemancar ada 100mW (20dBm).
2. Effective Isotropic Radiated Power/ EIRP di antenna adalah 36dBm
3. Semua peralatan yang digunakan harus di-approve/ disertifikasi oleh POSTEL
ANTENA WAJANBOLIC
Kenapa disebut WajanBolic?
Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak
Bolic : parabolic
WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan
Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dg antenna parabolic yg sesungguhnya. Dalam workshop akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail dengan pertimbangan :
Beberapa kekurangan antenna WajanBolic :
Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
ANTENA 2.4 GHz
Beberapa Contoh Design Antena 2.4 GHz
Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yg selalu ada dlm design antenna-antena tsb : N-type Connector & pigtail
Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail
Ok..!! kita langsung saja ke pembuatan WajanBolic
Persiapan
Peralatan dan bahan yang perlu di siapkan:
BAHAN
Wajan diameter 36″ (semakin besar diametr semakin bagus)
PVC paralon tipis diameter 3″ 1 meter
Doff 3″ (tutup PVC paralon) 2 buah
Aluminium foil
Baut + mur ukuran 12 atau 14
N Connector female
kawat tembaga no.3
Double tape + lakban
PERALATAN
Penggaris
Pisau/ Cutter
Solder + timah nya
Gergaji besi
PERKIRAAN HARGA
Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jikan Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan local saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid local yang harga nya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.
TAHAP PENGERJAAN
Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja.
Kemudia, ukur diametr wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelas nya silahkan liat gambar di bawah.
Contoh :
Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm
Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.
Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.
Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. Bias di lihat di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi website di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan
Selanjut nya, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape
Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi td
Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
Dan pasangkan doff tersebut ke PVC paralon
Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satu nya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran bautyang sudah di siapkan, dan kencangkan secukup nya.
Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.